Laman

UNTUK INFO & LAYANAN SEGERA HUBUNGI / WA : Belum Tersedia | LAYANAN DOA
-->INFO PENTING : SEJAK TAHUN 2021 MULAI MEMBAGIKAN RENUNGAN FIRMAN TUHAN <-- | KUNJUNGI WEBSITE KAMI :                     RENUNGAN HARIAN                     CERITA ANAK                     RENUNGAN ANAK                     SHARING-SHARING                     PELAYANAN DOA
WAHYU 13:16-18 : Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda
PERHATIAN : KEDATANGAN TUHAN SUDAH DEKAT

Kencan Dengan Tuhan, 15 Mei 2021

Sabtu, 15 Mei 2021

Bacaan: Amsal 15:32   "Siapa mengabaikan didikan membuang dirinya sendiri, tetapi siapa mendengarkan teguran, memperoleh akal budi."

Renungan:
  Suatu ketika saat retret guru, ada seorang teman guru yang menceritakan pengalamannya bahwa ia pernah merasa gagal menjadi guru karena ada 2 muridnya yang belum bisa menulis dan membaca. Segala usaha sudah dilakukan, tetapi sungguh sulit untuk membuat murid tersebut bisa menulis dan membaca. Satu hari murid tersebut akhirnya bisa menulis kata-kata "mama". Guru tersebut terharu dan hampir menangis ketika melihat sedikit perkembangan dari muridnya tersebut. Diakhir  ceritanya teman guru tersebut mengatakan bahwa walau ia merasa kesulitan mengajarinya, tetapi ia tahu, kalau Tuhan sudah memercayakan murid itu padanya, maka Tuhan pasti akan memampukannya untuk membuat murid tersebut bisa membaca dan menulis.
  Seperti sebatang lilin menyala yang memberikan dirinya untuk memberi terang bagi sekitarnya, maka seorang gurupun memberikan seluruh keberadaan dirinya untuk kebaikan murid-muridnya. Ia harus bisa menguasai kelas dengan sejumlah besar anak dari latar belakang dan karakter berbeda. Walau

hanya mendapat sedikit penghargaan tetapi pengorbanan yang tulus tetap diberikan untuk murid-muridnya.
 Pernahkah kita sebagai orang tua, kakak, adik atau anak merasa kesulitan untuk mendidik dan memberi pengertian kepada pasangan, anak, kakak, adik orang tua, mertua, menantu atau teman? Kalau saat ini kita sungguh merasa kesulitan terhadap mereka, janganlah putus asa. Kita bisa belajar dari para guru yang baik bagaimana mengatasi anak didik mereka yang beraneka ragam. Yesus sang Guru sejati senantiasa akan membantu kita. Berikanlah diri kita seutuhnya untuk melayani mereka dan jangan berputus asa. Kalau langkah pertama kita belum berhasil, masih ada langkah kedua. Kalau sampai langkah keseratus pun belum berhasil, mungkin di langkah keseratus satu kita akan mendapatkan jalan keluarnya. Tuhan Yesus memberkati.

Doa:
Tuhan Yesus, berikanlah aku semangat yang pantang menyerah dan kesetiaan seperti yang dimiliki para guru, agar aku mampu mendidik dan memberi pengertian kepada orang tua, anak, pasangan, mertua, menantu, teman dan orang-orang di sekitarku sehingga mereka bisa berubah menjadi pribadi yang lebih baik dari hari yang lalu. Amin. (Dod).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...