Laman

UNTUK INFO & LAYANAN SEGERA HUBUNGI / WA : Belum Tersedia | LAYANAN DOA
-->INFO PENTING : SEJAK TAHUN 2021 MULAI MEMBAGIKAN RENUNGAN FIRMAN TUHAN <-- | KUNJUNGI WEBSITE KAMI :                     RENUNGAN HARIAN                     CERITA ANAK                     RENUNGAN ANAK                     SHARING-SHARING                     PELAYANAN DOA
WAHYU 13:16-18 : Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda
PERHATIAN : KEDATANGAN TUHAN SUDAH DEKAT

Kencan Dengan Tuhan, 29 Mei 2021

Sabtu, 29 Mei 2021

Bacaan: Amsal 26:23  "Seperti pecahan periuk bersalutkan perak, demikianlah bibir manis dengan hati jahat."

Renungan:
  Di suatu desa hiduplah seorang wanita yang terkenal memiliki sifat dengki dan iri hati. Ketika kematian menjemputnya, ia ditempatkan di mana orang-orang jahat berada. Malaikat yang menjemputnya berusaha mengingat-ingat kebaikan yang pernah dibuatnya untuk diajukan sebagai bahan pertimbangan dalam keputusan yang akan diberikan kepadanya. Kemudian malaikat itu teringat bahwa wanita itu pernah sekali mencabut serumpun bawang dari kebunnya dan memberikannya kepada seorang pengemis. Singkat cerita wanita ini mendapat kemurahan dan diberi kesempatan keluar dari t

empat penyiksaan yang panas dan pengab itu. Tuhan berkata kepada malaikat, "Ambil serumpun bawang dan ulurkan kepadanya. Ia boleh keluar dari tempat ini dengan memegang bawang itu. Jika ia bisa keluar, ia mendapat kesempatan untuk hidup di Firdaus, tetapi jika gagal karena bawang itu pecah atau putus, maka ia tetap tinggal di lautan api ini."
  Kemudian malaikat mengambil serumpun bawang dan mengulurkannya kepada wanita itu sambil berkata, "Peganglah bawang ini erat-erat karena aku akan menarikmu dengan ini." Ketika ia sudah terangkat, beberapa orang penghuni lautan api itu memegang kakinya supaya mereka bisa ikut naik. Ketika wanita itu menyadarinya, ia mengibaskan kakinya supaya orang-orang itu terjatuh. Ia berteriak, "Saya yang ditarik, bukan kalian. Ini adalah bawangku, bukan bawang kalian. Lepaskan kakiku." Karena hentakan kakinya yang keras, maka putuslah bawang itu dan wanita itu kembali ke dalam lautan api.
  Dari ilustrasi ini kita diingatkan untuk menjaga hati. Hati adalah tempat yang rentan untuk bertumbuhnya benih-benih jahat. Dalam hati yang jahat terdapat benih-benih kecurigaan, iri hati, balas dendam, kesombongan, amarah, ketidakpedulian, takut disaingi, minta dihormati, korupsi, tipu muslihat dll. Sedikit saja terbuka kesempatan, maka benih itu akan menancapkan akarnya dan bertumbuh dengan cepat seperti benalu. Kalau tidak waspada maka ia akan segera menguasai dan mengendalikan hidup kita. Mungkin kita tidak mengetahui kejahatan apa saja yang saat ini akar-akarnya sudah menancap di hati kita, tetapi Tuhan tahu. "Aku, Tuhan,  yang  menyelidiki hati, yang menguji batin, untuk memberi balasan kepada setiap orang  setimpal dengan tingkah langkahnya, setimpal dengan hasil perbuatannya." (Yer 17:10). Oleh karena itu, marilah setiap hari kita jaga dan bersihkan hati dari benih-benih yang jahat. Tuhan Yesus memberkati.

Doa:
Tuhan Yesus, jaga hatiku agar tidak ditumbuhi akar-akar kepahitan yang dapat merusak kehidupan rohaniku. Biarlah benih baik yang telah Kau tanam dalam hatiku akan bertumbuh subur sehingga dapat memberkati banyak orang.  Amin. (Dod).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...